Tentang Sebuah Perpisahan: Luka di Penghujung Desember

“My heart, it breaks every step that I take.” —Lana Del Rey, Born To Die

Saat engkau telah memberikan nyaris semua yang engkau miliki, tetapi seakan tak mendapatkan apapun selain hanya kekecewaan dan penderitaan. Saat engkau merasa bahwa sesungguhnya dirimu tak penting lagi, tak dibutuhkan lagi, tak diinginkan lagi, tak dipedulikan lagi. Saat pada akhirnya engkau telah melihat batasmu mulai hadir di horizon senjakalamu.

Dan hal itu seperti saklar yang di-klik dalam kepalamu. Dan engkau tak akan peduli lagi apa yang akan terjadi selanjutnya. Bukankah itu adalah saat engkau untuk pada akhirnya berkata, cukup?

Aku tahu, masa itu akan datang di tiap-tiap orang. Orang seperti dirimu.

Seperti juga diriku.

Advertisements

One thought on “Tentang Sebuah Perpisahan: Luka di Penghujung Desember

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s